Ikan Yang Hidup Dalam Kegelapan Dasar Laut

Anisa Widiarini | August 2, 2013 - 1:50pm |

Sahabat Orbit, tahukah kamu ikan tidak dapat melihat dalam keadaan gelap sama sekali lho, tetapi ada beberpa ikan yang memiliki alat indra yang dapat membantunya untuk mencari makanan di lokasi yang sangat gelap seperti di dasar laut.

Seperti yang kita ketahui, lautan memiliki beragam habitat pada kedalaman yang berbeda yang disebut zona-zona kehidupan laut.

Zona yang berada di lapisan paling atas disebut zona Neritic (wilayah laut dangkal), yaitu dari batas wilayah pasang surut hingga kedalaman 150 m. Pada zona ini masih dapat ditembus oleh sinar matahari sehingga pada wilayah ini paling banyak terdapat berbagai jenis kehidupan baik hewan maupun tumbuh-tumbuhan.

Lalu ada Zona Bathyal (wilayah laut dalam), adalah wilayah laut yang memiliki kedalaman antara 150 m hingga 1800 m. Wilayah ini tidak dapat tertembus sinar matahari, oleh karena itu kehidupan organismenya tidak sebanyak yang terdapat di wilayah Neritic.

Sedangkan zona Abyssal (wilayah laut sangat dalam), yaitu wilayah laut yang memiliki kedalaman di atas 1800 m. Di wilayah ini suhunya sangat dingin dan sedikit sekali cahaya matahari yang dapat menjangkau kedalaman lebih dari ini.

Meski demikian, zona ini menjadi rumah bagi beberapa jenis ikan, cumi-cumi, dan kerang. Hewan-hewan ini memperoleh makanan berupa sisa makanan atau sampah yang tenggelam.

Beberapa jenis ikan, misalnya ikan angler, dapat hidup di tempat ini, karenanya ikan ini memiliki bagian tubuh yang menghasilkan cahaya. Organ penghasil cahaya yang dimiliki ikan angler berada diatas mulutnya, menggantung pada sebuah duri lentur yang sekilas kelihatan seperti kail.

Sebetulnya guna cahaya ini bukan sebagai penerang dalam kegelapan, namun untuk menarik perhatian mangsa. Setelah mangsa ada di depan mata ikan angler tinggal hap! Dilahap.

Banyak ikan yang tinggal di laut dalam, yang dapat menghasilkan cahaya sendiri, atau yang biasa disebut bioluminescent yang dihasilkan oleh senyawa unik yang disebut sebagai luciferin. Hal ini sama seperti yang dimiliki kunang-kunang.

Selain ikan angler, ada juga Ubur-Ubur Jengger dan  Krill. Krill adalah crustacea seperti udang dan sangat kecil yang dapat ditemui di semua samudera dunia. Mereka dimakan oleh banyak binatang, termasuk burung, paus, cumi-cumi dan hiu paus.

Mereka biasanya ditemukan pada grup besar, dengan lebih dari 10.000 krill per meter kubik. Uniknya, berbeda dengan ikan angler, krill ini memancarkan cahaya dari tubuhnya untuk menakuti pemangsanya. Waw, unik banget ya.

Tags:

Tambahkan komentar

Image CAPTCHA
Masukkan karakter yang terdapat dalam gambar.

Apa Kata Mereka?

Sesuka Apa Sih, Kamu Sama Sains?
Jawaban:
  • Kemmy (Kelas 2)
    Madrasah Techno Natura
    Saya suka Sains, apalagi membuat percobaan sains. Di sekolah, pelajaran sains jadi pelajaran favorit saya, setiap minggu kami membuat percobaan baru. Percobaan yang pengin saya lakukan adalah membedah katak.
  • Rana
    Madrasah Techno Natura
    Aku kurang suka sama pelajaran sains, lebih seru matematika. Terkadang pelajaran sains susah. Tapi kalau bikin percobaan-percobaan aku suka.
Garuda Food